fbpx

SSD Tidak Terbaca, Lakukan Hal Ini!

Ketika mau menyalakan komputer, muncul peringatan bahwa SSD tidak terbaca, pasti bikin kesel. Pekerjaan yang terhambat, data penting jadi tidak dapat kamu akses, pastinya kamu rasakan. Namun, ketika hal tersebut terjadi, kamu jangan panik.

Teknologi SSD berkembang dengan sangat cepat. Dan pabrikan mengubah cara mereka mengimplementasikan teknologi mereka untuk mencapai hasil kinerja yang terbaik (dan biaya, tentu saja).

Apa yang terjadi ketika SSD tidak terbaca?

Misalnya, ketika SSD tidak terbaca, ada kemungkinan pengontrol pada SSD telah memasuki mode panik. Sehingga tidak mungkin untuk berkomunikasi dengan memori yang berisi data pengguna. Ini mengakibatkan disk menjadi “mati” dan akses data tidak mungkin terjadi.

Bagaimana solusi mengatasi hal tersebut?

Taktik yang paling umum untuk mengatasi kendala ini adalah dengan membuat virtual translator dan “memaksa” SSD untuk melakukan booting dengan membaca firmware virtual translator tersebut. Dengan cara ini, kami dapat meningkatkan tingkat keberhasilan kami dalam pemulihan data SSD dibandingkan dengan kasus sebelumnya.

Kelebihan dari SSD

Kelebihan yang bisa kamu rasakan dari SSD adalah kecepatan akses data yang tidak dapat kamu bandingkan dengan sistem penyimpanan lainnya. Sangat cepat! Banyak yang percaya bahwa karena SSD tidak memiliki bagian yang bergerak, ini membuatnya lebih handal dan tidak mudah rusak. Pada kenyataannya, hal-hal tidak persis seperti itu. Ya, kurangnya bagian sensitif yang bergerak di dalam disk membuatnya kurang sensitif terhadap kerusakan apa pun (mis. tidak ada masalah kerusakan mekanis akibat jatuh), tetapi pada saat yang sama disk ini lebih sensitif terhadap fluktuasi arus yang tiba-tiba dan juga untuk medan listrik dan magnet yang tinggi.

Apalagi kamu tiba-tiba mengalami kasus SSD kamu tidak terbaca, kamu bisa konsultasikan dengan Bang Amin IT mengenai solusinya.

Solid State Drive

SDD atau singkatan dari Solid-State Drive adalah salah satu tempat penyimpanan data untuk laptop maupun komputer. 

SSD, mengutip dari Avast, menggunakan flash-based memory, sehingga membuat mereka sangat berbeda dari harddisk tradisional. 

Selain itu, mengganti harddisk mu dengan SSD adalah salah satu terbaik untuk mengupgrade komputer atau laptopmu, lho. 

Hal ini karena, dibandingkan dengan SSD, harddisk seperti HDD masih melakukan proses membaca dan menulis untuk mengumpulkan data. 

Sehingga, potensi adanya kerusakan HDD sangatlah besar ketimbang SSD. 

Selain itu, SSD pun menggunakan teknologi chip memori yang disebut sebagai NAND flash memory yang tidak memiliki bagian untuk memindahkan data seperti harddisk tradisional. 

Hal ini memungkinkan Solid State Drive untuk melakukan transfer atau membaca data lebih cepat. 

Klik lanjut WA
Terima Kasih telah menghubungi Kami,
#Pastinya Solusi Terbaik
#Harga Pas Kualitas Berkelas
Ownernya Alumni ITB