fbpx

SSD Jadi Penyimpanan Eksternal, Tahan Lama Ga, ya?

SSD Jadi Penyimpanan Eksternal,

SSD jadi penyimpanan eksternal merupakan hal yang lagi hangat orang lakukan. Namun, apakah menjadikan SSD sebagai sebuah penyimpanan eksternal merupakan pilihan terbaik?

SSD, atau solid state drive, adalah bentuk penyimpanan yang sering kita temukan di laptop dan komputer desktop. Istilah “Solid State” mengacu pada teknologi sebenarnya dari drive itu sendiri, yang tidak memerlukan bagian yang bergerak untuk beroperasi. Ini sangat berlawanan dengan HDD, atau hard disk drive. Storage yang telah lama kita anggap sebagai standar untuk penyimpanan komputer dan menggunakan disk berputar untuk membaca dan menulis data. HDD menyerupai serangkaian rekaman vinil super kecil yang bertumpuk, dengan transduser pada lengan yang bergerak menggantikan jarum.

SSD menghilangkan teknologi hard disk ini, sebagai gantinya memilih sistem memori berbasis flash yang menggunakan array blok dalam formasi grid. Setiap blok memiliki sejumlah data yang dapat tertampung, dan setiap kisi memiliki sejumlah gigabyte yang dapat SSD tangani. Ini benar-benar berbeda dari cara HDD beroperasi, dan, tentu saja, ini hadir dengan serangkaian pro dan kontra yang unik — terutama saat menggunakan SSD sebagai drive eksternal.

Keuntungan SSD Jadi Penyimpanan Eskternal

Pertama dan terpenting, SSD jauh lebih cepat daripada HDD — hingga 20 kali lebih cepat, sebenarnya. Di atas segalanya, ini adalah alasan paling logis bagi seseorang untuk menggunakan SSD untuk menyimpan data mereka dan membawanya saat bepergian. Kemampuan untuk memasukkan semua data kamu yang paling penting ke dalam compact drive yang pas di tangan Anda dan kemudian mengaksesnya dalam sekejap hanya dengan mencolokkannya ke laptop atau komputer desktop jauh lebih disukai daripada HDD yang lebih lambat yang bisa memakan waktu lebih lama untuk memulai.

Selain itu, ada juga fakta bahwa SSD tahan terhadap kerusakan fisik karena tidak ada bagian yang bergerak. HDD dapat mengalami semua jenis masalah fisik begitu mereka memasuki usia yang lebih tua. Dan ini tidak akan selalu berhasil di dunia yang serba cepat saat ini. Belum lagi, SSD adalah teknologi yang lebih baru, dan ada daya tarik yang melekat pada hal terbaru dan terhebat di pasar.

Kerugian SSD Jadi Penyimpanan Eksternal

Meskipun sepertinya SSD adalah bentuk penyimpanan eksternal yang sempurna, ada beberapa keraguan yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan SSD untuk hard drive eksternal. Pertama, SSD jauh lebih mahal bila kita bandingkan dengan HDD — dan juga untuk penyimpanan yang lebih sedikit. Misalnya, satu terabyte penyimpanan HDD berharga sekitar 500rb, tetapi jumlah penyimpanan yang sama untuk SSD akan berharga mendekati 1juta.

Selain perbedaan biaya yang drastis, ada juga fakta bahwa SSD lebih rentan terhadap kehilangan data daripada HDD. Ya, HDD dapat mengalami masalah dengan malfungsi fisik, tetapi data dari disk HDD biasanya masih dapat kita pulihkan. Kehilangan data dengan SSD jauh lebih rumit, dan seringkali membutuhkan banyak pekerjaan yang harus kita lakukan. Banyak drive eksternal — baik HDD maupun SSD — dilengkapi dengan casing pelindung yang kokoh untuk mencegah kerusakan apa pun, baik fisik maupun teknis, namun tetap layak disebutkan.

Apabila kamu memiliki SSD Eksternal yang rusak, segera hubungi Bang Amin Gadget!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik lanjut WA
Terima Kasih telah menghubungi Kami,
#Pastinya Solusi Terbaik
#Harga Pas Kualitas Berkelas
Ownernya Alumni ITB