fbpx

Kontroler Pada Harddisk

PCB Harddisk Rusak

Kontroler pada harddisk adalah komponen penting yang memungkinkan perangkat mentransfer data ke dan dari unit pemrosesan pusat (CPU) komputer. Pengontrol adalah komponen papan sirkuit tercetak (PCB), dan terkadang istilah PCB dan pengontrol hard drive kita gunakan secara bergantian.

Untuk memahami pentingnya pengontrol hard drive, akan sangat membantu untuk memahami beberapa komponen utama lain dari HDD:

  • Hard disk drive berisi Platter, yang berputar dengan kecepatan cepat (biasanya sekitar 7.200 putaran per menit) saat drive beroperasi. Platter terdapat lapisan tipis bahan magnetik, yang menyimpan data pengguna.
  • Sebuah aktuator menggerakkan serangkaian kepala aktuator di atas piringan yang berputar. Head berfungsi untuk membaca dan menulis muatan magnetik pada disk.
  • Head mengirim sinyal ke pengontrol, yang menyampaikan informasi ke dan dari CPU komputer.

Tujuan utama pengontrol hard drive adalah untuk mengirim data bolak-balik dari komputer, tetapi juga bertanggung jawab untuk menyediakan daya ke rakitan aktuator dan motor yang menggerakkan pelat.

Kontroler harddisk yang rusak dapat menyebabkan gejala yang berbeda tergantung pada sumber kerusakan

Seperti semua perangkat elektronik, papan pengontrol dapat gagal karena masalah catu daya, kondisi pengoperasian yang buruk, cacat produksi, atau karena berbagai alasan lainnya. Kebanyakan hard drive memiliki masa garansi 3-5 tahun; sementara banyak hard drive beroperasi dengan andal jauh lebih lama, setiap hard drive (dan setiap jenis perangkat penyimpanan lainnya) akhirnya rusak.

Beberapa gejala paling umum yang terkait dengan kegagalan pengontrol HDD meliputi:

  • Komputer gagal mengenali hard drive.
  • Komputer mengenali hard drive, tetapi tidak dapat melakukan booting.
  • Hard drive mengeluarkan suara mendesing, mengklik, atau menggiling saat startup.
  • Hard drive tidak mengeluarkan suara saat startup dan tampak “mati”.
  • Hard drive berputar, tetapi segera mati.

Gejala kegagalan bervariasi tergantung pada sumber kerusakan. Misalnya, jika pengontrol tidak dapat berinteraksi dengan CPU, hard drive mungkin tampak beroperasi secara normal — tidak ada suara yang tidak biasa atau gejala nyata lainnya. Namun, jika chip pengontrol motor hard drive gagal, drive mungkin tidak dapat melakukan booting, atau mungkin mengeluarkan bunyi klik tunggal saat mencoba melakukan booting.

Jika harddisk kamu mengalami gejala di atas, segera matikan harddisk kamu dan bawa ke Bang Amin Gadget untuk kami bantu selamatkan data-data berharga milikmu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik lanjut WA
Terima Kasih telah menghubungi Kami,
#Pastinya Solusi Terbaik
#Harga Pas Kualitas Berkelas
Ownernya Alumni ITB