fbpx

Haruskah Membiarkan Laptop Tercharge Sepanjang Waktu?

laptop tercharge sepanjang waktu

Laptop Tercharge Sepanjang Waktu – Pada suatu saat, pengguna laptop pasti pernah berpikir apakah merugikan atau tidak jika laptop selalu terhubung. Namun, jawaban atas pertanyaan ini tidaklah sederhana. Oleh karena itu, mari kita bahas lebih lanjut.

Kenali Baterai Laptopmu

Laptop modern menggunakan dua jenis baterai utama: lithium-ion dan lithium-polymer, meskipun teknologinya berbeda, namun keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu menghasilkan energi melalui pergerakan elektron. Aliran listrik yang konstan sangat penting untuk menjaga kesehatan baterai pada kedua jenis baterai tersebut.

  • Baterai tidak akan mengalami pengisian daya berlebihan ketika terus terpasang di laptop selama 24/7. Begitu mencapai 100%, pengisian daya akan berhenti hingga voltase turun di bawah batas tertentu.
  • Mengosongkan baterai sepenuhnya dalam waktu yang lama dapat merusaknya secara permanen. Ini dapat menyebabkan kondisi pengosongan yang sangat dalam dan mengakibatkan baterai tidak dapat diisi ulang.

 

Hal-Hal Yang Merusak Baterai Litium

Faktanya, baterai litium pada dasarnya tidak stabil dan mulai kehilangan kapasitas bahkan sejak di produksi. Ada banyak faktor yang dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai ini, salah satunya adalah:

  • Siklus pengisian dan pengosongan. Setiap baterai hanya memiliki jumlah siklus pengisian dan pengosongan terbatas sebelum mulai mengalami penurunan kapasitas.
  • Tingkat tegangan. Semakin tinggi tingkat pengisian daya baterai, semakin cepat baterai akan kehilangan kapasitas.
  • Suhu yang tinggi, terutama di atas 30 derajat Celsius. Suhu yang tinggi dapat merusak baterai secara permanen dan mempercepat penurunan kapasitasnya.

Menurut sebuah studi menyeluruh dari Battery University, tingkat voltase dan suhu tinggi secara terpisah dapat memperpendek masa pakai baterai, dan lebih parah lagi jika kedua faktor tersebut terjadi bersamaan.

 

Tingkat Pengisian atau Tegangan

Baterai lithium-ion mengisi hingga 4,20 volt per sel, yang berarti 100 persen dari kapasitasnya. Pada level ini, baterai akan memiliki umur 300-500 siklus pengosongan.

Charge Level*(V/CELL) Discharge Cycle  Available Stored Energy
[4.30] [150-250] [110-115%]
4.25 200-350 105-110%
4.20 300-500 100%
4.15 400-700 90-95%
4.10 600-1000 85-90%

 

Jika muatan di kurangi sebesar 0,10V per sel, maka jumlah siklus pengosongan akan meningkat dua kali lipat hingga mencapai tingkat optimal sebesar 3,90V per sel, dengan rentang siklus pengosongan antara 2400-4000. Namun, di tingkat muatan ini, hanya sekitar 60 persen baterai yang dapat terisi. Sehingga, waktu kerja dari baterai hanya sedikit lebih dari setengah baterai yang terisi penuh.

 

Panas

Selain faktor-faktor lainnya, suhu tinggi yang biasanya di definisikan sebagai lebih dari 30 derajat Celcius, dapat memperpendek masa pakai baterai. Oleh karena itu, meninggalkan laptop di dalam mobil pada sore hari di musim panas bukanlah keputusan yang bijak.

Ketika suhu tinggi dipadukan dengan tegangan tinggi, maka efeknya akan lebih buruk lagi. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Battery University, baterai yang disimpan dengan muatan 40 persen pada suhu 40 derajat hanya akan memiliki kapasitas sebesar 85 persen setelah satu tahun. Namun, jika baterai diisi penuh pada suhu yang sama, kapasitasnya akan turun hingga 65 persen dalam kondisi yang sama. Selain itu, baterai yang diisi penuh pada suhu 60 derajat akan mengalami penurunan kapasitas hingga 60 persen hanya dalam waktu tiga bulan.

Hal ini membuktikan bahwa mempertahankan baterai pada muatan 100 persen secara permanen dapat memperpendek masa pakainya. Terlebih lagi, mempertahankannya pada muatan 100 persen dan mengalami paparan suhu tinggi akan memperpendek masa pakainya lebih cepat.

Tidak hanya lingkungan, tugas yang memakan banyak daya seperti bermain game atau mengedit video juga dapat meningkatkan suhu laptop. Selain itu, menggunakan laptop di atas bantal atau di tempat yang kurang terbuka dapat memperangkap panas, sehingga mempercepat peningkatan suhu.

 

Haruskah Anda Melepas Baterai?

Jika suhu tinggi dapat merusak baterai, maka muncul pertanyaan apakah harus melepas baterai saat menggunakan laptop dengan daya AC. Namun, hal ini tidak mungkin terjadi pada sebagian besar laptop yang menggunakan baterai tersegel. Kebijakan mengenai melepas baterai saat menggunakan daya AC berbeda-beda antara produsen. Acer, misalnya, mengatakan bahwa baterai tidak perlu dilepas saat menggunakan daya AC, tetapi sebaiknya dilepas jika tidak akan digunakan selama beberapa hari. Di sisi lain, Apple menyarankan agar baterai yang dapat dilepas tetap dipasang.

Semua ini tergantung pada pengaturan manajemen daya di laptop. Beberapa laptop mungkin mengurangi kinerja saat baterai dilepas, seperti yang dilakukan oleh beberapa laptop ketika level baterai hampir habis. Jika memutuskan untuk melepas baterai, pastikan untuk menyimpannya dengan benar, yaitu diisi antara 40 persen hingga 80 persen dan disimpan pada suhu kamar.

 

Haruskah Anda Tetap Menghubungkan Laptop Anda?

Meninggalkan laptop Anda terpasang terus menerus bisa merusak baterainya, sama seperti mengisi daya setiap hari. Namun, tampaknya tidak ada jawaban pasti dalam industri mengenai apakah sebaiknya menggunakan daya AC atau baterai pada laptop.

Beberapa merek, seperti Acer, merekomendasikan melepas baterai ketika tidak digunakan, sementara Asus menyarankan penggunaannya hingga baterai setidaknya terisi 50 persen setiap dua minggu. Namun, merek lain seperti Dell tidak melihat masalah dalam membiarkan laptop terhubung terus menerus. Meskipun saran dari Apple tidak lagi tersedia di situs webnya, tetapi masih dapat ditemukan secara online.

 

Apakah Menyimpan Laptop Anda Tetap Terhubung Itu Buruk?

Meninggalkan laptop terhubung ke daya listrik tidak akan menyebabkan kerusakan yang signifikan dalam jangka pendek, tetapi jika Anda hanya menggunakan daya AC untuk waktu yang lama, kemungkinan besar kapasitas baterai akan menurun secara signifikan dalam waktu satu tahun. Di sisi lain, jika Anda hanya menggunakan daya baterai, maka siklus pengosongan baterai akan terjadi lebih cepat.

Oleh karena itu, solusi terbaik adalah menemukan keseimbangan di antara keduanya: gunakan daya baterai beberapa hari dan gunakan daya AC di hari lainnya. Dan pastikan bahwa laptop tidak terlalu panas, terlepas dari cara penggunaannya.

Klik lanjut WA
Halo,
Chat WA kami untuk
KONSULTASI GRATIS
PENJEMPUTAN GRATIS

Bang Amin IT Gadget
Owner Alumni ITB
Amin Yahya Zefiansyah
Nim ID 13314051
Service Kasus Laptop dan Hp Mati, tidak nampil atau rada aneh
Harganya hanya 10% dari Unit Second saat ini
Diluar 10%, Pasti Konfirmasi.

Pengerjaan estimasi 1-3 Hari, lebih dari waktu ini, silahkan diambil.

Tim Khusus Bang Amin IT Gadget
Laptop dan Hp Standar

Tim Khusus Imacpoint
Segala Produk Apple

Tim Khusus Lexuspro
Gaming dan Spek Gahar.

Tim Recovery Data Indonesia
Khusus Penyelamatan Data di Hp, SSD, Harddisk dan Storage Media

Tim Bureaudatasolution.com
Khusus Penyelamatan Data storage Media Internasional

Konsultasi Gadget
Khusus Diskusi IT

WA CS Qo'qo Konsultasi 0851 6288 6251
WA CS Lu'lu Konsultasi 0851 7417 5789
WA CS Bar'ro Konsultasi dan Sales 0851 7957 4785