fbpx

Gejala Akibat Laptop Lemot

Komputer Lemot

Gejala Akibat Laptop Lemot

1. PC Forced Shutdown

Di sinilah biasanya kamu bisa merasakan nikmatnya memenangkan olimpiade, atau merasakan kepuasan seorang mafia setelah membunuh lawan – artinya – ketika PC berjalan lambat dan mereka selesai maka akan mati turun. Ini dilakukan dengan menekan dan menahan tombol daya PC atau bahkan dengan tiba-tiba mencabut sakelar daya PC.

2. Memukul bagian PC (monitor, desktop, dll)

Pastikan PC Anda masih dalam garansi saat Anda melakukan ini, karena dapat menyebabkan masalah kerusakan pada PC Anda. Bukan hal yang aneh bagi pengguna PC untuk membenturkan layar mereka atau bahkan membuat desktop mereka menjadi lamban untuk waktu yang lama.

3. Menekan tombol-tombol pada keyboard dengan keras

Mirip dengan mouse, keyboard sering dianggap sebagai kambing hitam. Prosesor, RAM dan software memperlambat PC, keyboard tidak tahu apa yang menjadi korban baru.

4. Menekan mouse di desktop

Mouse sering menjadi korban dari PC yang lambat, meskipun tidak mengetahuinya.

5. Pukul meja

Sekarang sudah..KDRPC (kekerasan di ruang PC) mulai terjadi. Emosi dan frustrasi yang tak terbendung dapat menyebabkan seseorang menabrak meja mereka secara tiba-tiba.

Hati-hati jika sudah terbiasa, pastikan tidak ada orang di sekitar hati karena efeknya bisa bertahan lama. Juga, pastikan kantor Anda telah sepenuhnya mengembalikan periode kredit.

6. Saling berbicara

Mengeluh, mengajukan pertanyaan, dan berbicara sendiri. Ternyata bukan hanya orang gila yang melakukannya, namun pengguna yang mengalami kelambatan parah juga sering melakukannya.

7. Marah

Berhati-hatilah saat Anda berada di sekitar seseorang dengan PC yang lambat, karena Anda dapat menjadi korban kemarahan mereka. Apalagi kalau lagi buru-buru, PC lemot, dan terus-terusan menanyakan hal-hal yang sangat sepele (seperti “Gimana foto-fotonya lewat email?” atau “Bu, kok banyak yang nggak suka status FB saya? “Aku?”).

Bersiaplah untuk memancarkan blok bayangan, satu kali saja Masmas yang frustrasi ini akan mengirimkan bom mentah gratis.

8. Memukul Diri Sendiri

Baik itu memukul telapak tangan kiri dengan kepalan tangan kanan atau memukul paha sendiri, beberapa orang memukul diri sendiri saat PC tampak lambat atau hampir mogok.

9. Gerakkan kaki, hingga lantai mengeluarkan suara

Beberapa orang yang duduk di depan komputer juga menggerakkan kakinya dengan cepat ketika komputer lambat, tidak jarang lantai bahkan bermain. ketukan antara lantai dan gerakan sepatu.

10. Mengetik Jari

Lambatnya PC juga sering menyebabkan banyak orang mengetuk-ngetukkan jari di atas meja. Semakin cepat mereka menekan, semakin cemas dan frustrasi mereka menunggu proses di PC mereka tidak selesai.

11. Menggertakkan gigi

Inilah yang biasa saya lakukan ketika PC saya berjalan lambat: menggemeretakkan gigi sambil menunggu proses selesai (baik memuat, menyalin data, dll).

12. Menggaruk dan Menarik Rambut

Terburu-buru untuk melihat Microsoft Word berkali-kali tanpa respon seringkali menyebabkan beberapa orang menggaruk-garuk kepala, menarik rambut, dan bahkan menjambak rambut mereka. Hal ini dapat dimaklumi karena rasa frustasi meningkat ketika PC mulai bekerja pada saat kritis.

13. Mengkhawatirkan

Tepat ketika PC saya crash dan tiba-tiba melambat saat mengerjakan pekerjaan rumah kuliah saya, meskipun jam dinding mengatakan itu 30 menit sebelum kelas dimulai (eh, yang terburuk adalah perjalanan gula dari rumah ke sekolah juga 30 menit!), kemudian beberapa orang langsung merasa cemas.

Hal ini ditunjukkan dengan napasnya yang cepat, berputar ke kiri dan ke kanan, dan tetesan keringat seukuran sebutir jagung. Agitasi yang berkepanjangan akan menyebabkan mereka melakukan hal-hal lain yang lebih berbahaya di bawah ini. Gejala Akibat Laptop Lemot

JIKA Bangamingadget.com merupakan layanan service laptop no.1 di Bandung dengan rating  4.6 dari 1900 ulasan google!! MAKA PASTI AMANAH!!

Untuk barang ori harga miring cek di bangamingadget tokopedia!!!

Klik lanjut WA
Terima Kasih telah menghubungi Kami,
#Pastinya Solusi Terbaik
#Harga Pas Kualitas Berkelas
Ownernya Alumni ITB