fbpx

Arti Huruf Pada Processor Intel

Jika kamu adalah seorang pemula dalam dunia per-laptop-an, kamu pasti akan bingung dengan processor apa sih yang cocok untuk kamu, apakah Intel? Atau AMD? terus kalau kamu milih dari brand Intel, yang seri berapa yang harus di pilih? Dan apasih arti huruf di belakang nomor serinya itu? Biar sama-sama tahu, yuk simak penjelasannya.

Nama Merk

Saat ini Intel memiliki beberapa merk dalam range pilihan processornya. Semuanya di rancang untuk hal yang berbea. Ini dia beberapa nama yang mungkin tidak asing buat kamu:

  1. Core, ditujukan terutama untuk PC Desktop mainstream, baik itu PC Gameing atau workstation.
  2. Xeon, masuk kedalam jajaran CPU paling kuat saat ini di pasaran dengan jumlah core yang bisa di bilang tidak tertandigi. Ditujukan untuk workstation dan tugas berat.
  3. Pentium, merupakan salah satu CPU yang sangat budget friendly dan sangat cocok untuk pengguna yang suka melakukan pekerjaan ringan-ringan saja.
  4. Celeron, merupakan salah satu solusi awal yang sangat ideal untuk mereka yang unya budget terbatas.
  5. Atom, processor yang hemat daya dan dirancang khusus untuk mobile devices dengan masa pakai baterai yang terbatas.

Indikator Generasi

Bagian lainnya yang masih membuat sebagian orang bingung adalah mengetahui masuk kedalam generasi berapa processor tersebut. Pada processor intel apabila ada tertulis “Intel Core i5-12600K” itu berarti ia masuk dalam generasi ke-12. Angka 12 pada penamaan processor menunjukan generasi processor tersebut.

Nama pada processor Intel terdiri dari bagian-bagian berikut:

  1. Nama brand: skema penamaan pada Intel di mulai dengan nama merk. Nama processor yang paling banyak di pasaran adalah Intel Core, Intel Pentium, Intel Celeron.
  2. Brand Modifier: bagian ini tidak termasuk dalam semua keluarga processor Intel. Sedangkan pada seri Intel Core, ia menyertakan brand modifier berikut i3, i5, i7, dan i9.
  3. Generation Indicator: seluruh processor Intel memiliki nomor generasi yang terkait. Apabila pada nomor processor yang terdiri dari 4 digit, digit pertama mewakili generasi.
  4. Digit Numerik SKU: sebagian besar  akan memiliki nomor Stock Keeping Unit (SKU) yang terletak di tiga digit terakhir. Semakin tinggi nomor SKU, maka ia memiliki lebih banyak fitur.
  5. Product Line Suffix: PLS ini merupakan indicator utama kemampuan processor Intel.

Arti Huruf Pada Processor Intel

  1. Huruf U: menunjukan model berdaya rendah dengan TDP rendah.
  2. Huruf Y : menunjukan model berdaya sangat rendah dan dengan TDP yang lebih rendah.
  3. Huruf T: menunjukan model berdaya rendah lainnya yang focus pada efisiensi daya daripada kinerja.
  1. Huruf H: masuk kedalam kelas high performance
  2. Huruf HX: masuk kedalam kelas high performance extreme.

Kalau laptop kamu ada kendala, Bang Amin IT solusinya! Dan kalau kamu lagi butuh laptop dengan harga yang ramah di kantong Laptop Murah Bandung juaranya!

Pengertian SSD dan HDD, dan Perbedaannya

Pengertian SSD dan HDD, dan Perbedaannya

Banyak orang saat ini mungkin sudah tidak asing dengan HDD dan SSD dan keduanya pun memiliki pengertian yang berbeda. HDD dan SSD memiliki perbedaan dan menjadi salah satu factor yang menjadi pertimbangan orang-orang sebelum membeli laptop. Laptop saat ini sudah banyak yang menggunakan SSD daripada HDD. Namun tidak sedikit juga yang masih menggunakan HDD. Melihat hal tersebut, memunculkan sebuah pertanyaan, sebetulnya apa sih perbedaan dari SSD dan HDD? Mengapa laptop dan computer banyak beralih dari yang sebelumnya menggunakan HDD dan berpindah ke SSD?

Ini dia beberapa point perbedaan dari SSD dan HDD. Yuk, langsung saja simak.

 

Apa itu SSD?

Solid State Drive atau biasa kita sebut SSD merupakan sebuah benda yang akan membuat laptop atau computer terasa mahal. Ya, SSD merupakan sebuah bentuk inovasi penyimpanan data yang berbentuk chip. Saat ini SSD menjadi pilihan yang sangat baik karena dapat meningkatkan performa laptop maupun computer. Berkat teknologi yang dimiliki oleh SSD, kecepatan read dan write serta menyimpan data menjadi lebih cepat.

Apa itu HDD?

Hard Disk Drive atau biasa kita sebut dengan HDD merupakan sebuah hardware yang di gunakan oleh laptop maupun computer untuk menyimpan data. HDD bekerja dengan menggunakan priringan cakram yang berputar.HDD merupakan perangkat penyimpanan non-volatile. Maksud non-volatile ini adalah peranglat penyimpanan akan terus mempertahankan data yang ada atau tersimpan meskipun perangkat utama mati.

 

Berikut adalah perbedaan dari SSD dan HDD:

   1. Kecepatan Read dan Write

Read atau membaca terjadi pada saat sebuah data tersebut dibaca atau diambil dari storage ke luar. Dan write atau tulis adalah saat data tersebut ditulis atau di copy kedalam storage. Secara umum SSD akan memiliki kecepatan baca dan tulis yang lebih unggul. SSD memiliki kecepatan read dan write 3500 MB/s dan bahkan bisa lebih. Berbeda dengan HDD yang kecepatan read dan writenya hanya sekitar 550 MB/s. Dapat kita simpulkan kecepatan read dan write antara SSD dan HDD jauh sekali berbeda dan SSD lebih unggul.

    2. Ukuran dan Bobot

HDD memiliki ukuran dan bobot yang berat. HDD rata-rata memiliki bobot sekitar 780 gram. Sedangkan SSD memiliki bobot yang sangat ringan hanya sekitar 100 gram saja.

    3. Kinerja Perangkat

Karena HDD menggunakan piringan yang berputar, maka kinerja perangkat akan lebih cepat panas. Berbeda dengan SSD, perangkat yang menggunakan SSD tidak akan menghasilkan panas dan juga getaran.

    4. Ketahanan atau Keawetan

SSD cenderung lebih awet karena ia berbentuk chip dan tidak ada bagian yang bergerak. Berbeda dengan HDD, ia memiliki cakram yang berputar sehingga sangat rentan apabila laptop terguncang.

    5. Beda Harga SSD dan HDD

Harga SSD di pasaran bisa dikatakan lebih mahal daripada HDD. Namun satu hal yang sangat penting adalah harga dari SSD sendiri sangat bervariasi. Hal tersebut tergantung pada teknologi dan kapasitas SSD tersebut. Namun menggunakan SSD merupakan investasi jangka panjang karena ia tidak mudah rusak dan yang paling penting adalah dapat meningkatkan performa laptop.

 

Sedang cari laptop berkualitas, harga berkelas? Laptop murah Bandung Solusinya!

Panel Layar Mana Yang Terbaik?

Panel Layar Mana Yang Terbaik?

Laptop sudah menjadi kebutuhan primer bagi kebanyakan orang saat ini, dan panel layar laptop seperti apa yang akan di pilih menjadi salah satu pertimbangan. Untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumennya, para produsen berlomba-lomba memberikan apa yang konusmen inginkan dan butuhkan. Ada berbagai macam laptop di pasaran yang bisa konsumen pilih sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Ada laptop gaming, laptop workstation, laptop editing, dan berbagai macam laptop yang lainnya.

Dengan banyaknya macam laptop saat ini, produsen membekali laptopnya bukan hanya dengan processor yang mumpuni dan RAM yang besar, namun juga di bekali dengan panel layar yang baik dan canggih. Ada berbagai macam panel layar di pasaran yang sering di gunakan oleh para produsen laptop. Di antaranya panel OLED, IPS, VA, dan TN. Setiap panel layar yang ada memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Untuk mengetahui karakteristiknya secara lebih jelas, ini dia rangkumannya untukmu:

    1.TN

Panel yang paling murah dari segi cost atau biaya produksi yakni panel TN. TN atau Twisted Nematic merupakan panel layar yang memiliki karakteristik dengan refresh rate yang tinggi, dan response time yang dimilikinya rendah. Dengan tingkat akurasi warna yang kurang, juga kontras rasio warna yang kurang, dan viewing angle yang juga sempit. Untuk membedakannya dengan  yang lain, bisa terlihat dari bagian layar samping, jika ada perubahan warna yang sangat signifikan, bisa di katakan bahwa panel layar laptop tersebut adalah TN.

    2.VA

Selanjutnya ada panel layar VA atau Vertical Alignment. Panel VA berada di tengah-tengah antara panel TN dan panel IPS. Panel VA memiliki karakteristik seperti akurasi warna, kontras rasio, dan viewing angle yang bisa dibilang hampir sama seperti panel layar IPS. Dan memiliki refresh rate dan response time yang hampir sama seperti panel TN.

    3.IPS

Yang ketiga ada panel IPS atau In Plane Switching. Panel IPS memiliki karakteristik response time yang cukup tinggi. Kontras rasio, akurasi warna, dan viewing angle yang baik, membuat panel IPS nyaman untuk dipandang dan warna yang di hasilkan tidak pucat.

    4.OLED

Dan yang terakhir adalah panel OLED. Panel OLED atau Organic Light Emitting Diode merupakan panel yang memiliki karakteristik yang mumpuni. Tingkat akurasi warna yang baik. Frekuensi warna biru yang rendah, sehingga tidak membuat silau mata. Panel OLED juga memiliki volume warna 1,6x lebih banyak dari panel yang lain, sehingga warna yang di hasilkan tetap bagus walau dalam brightness rendah. Dan juga panel OLED memiliki response time yang super cepat sehingga terhindar dari motion blur yang sering terjadi saat tampilan dilayar bergerak dengan cepat.

Sedang cari laptop berkualitas, harga berkelas? Laptop murah Bandung Solusinya!

SSD SATA dan SSD NVME, Apa Perbedaannya?

SSD SATA dan SSD NVME, Apa Perbedaannya?

 

SSD M.2 SATA dan SSD M.2 NVME merupakan dua SSD yang paling sering di gunakan oleh laptop saat ini. Kedua SSD ini apabila kita lihat dari fisiknya  seperti tidak memiliki perbadaan. Namun meski tampak terlihat tidak memiliki perbedaan, bukan berarti keduanya sama. Perbedaan dari kedua SSD ini adalah terletak pada bentuk soket yang berfungsi sebagai penghubung SSD ke motherboard.

Pada SSD M.2 SATA ia memiliki 2 notch yang biasa disebut sebagai B+M Key yang memisahkan pin. 6 pin sebelah kiri dan 5 pin sebelah kanan. Sedangakan pada SSD M.2 NVME hanya terdapat 1 notch yang di sebut M-Key yang memisahkan 5 pin sebelah kanan SSD.

Dalam penggunaannya, SSD M.2 NVME yang hanya memiliki 1 notch hanya bisa terpasang pada slot host M-Key. Sedangkan SSD M.2 SATA bisa terpasang di slot host M-Key saja atau slot Host B-Key saja. Karena memiliki 2 notch, SSD M.2 SATA bisa di pasang menyesuaikan dengan motherboardnya. Tapi SSD M.2 SATA belum tentu terbaca pada motherboard slot host M Key saja, karena ada motherboard yang slot host M-Keynya hanya bisa membaca NVME saja. Hal itu di pengaruhi oleh host controller dari motherboard itu sendiri.

Maka sebelum membeli SSD, sangat di sarankan untuk membaca terlebih dahulu petunjuk manual mengenai SSD seperti apa yang support dengan motherboard yang ada. Selain untuk mengetahui SSD seperti apa yang support dengan motherboard yang ada, membaca buku petunjuk manual juga berfungsi agar meminimalisir terjadinya kesalahan ketika membeli SSD. Karena bentuk slot yang tidak sesuai, pemasangan SSD juga tidak bisa di bolak-balik kiri dan kanannya karena ukuran dan juga jumlah pin yang berbeda.

Ketelitian menjadi kunci utama sebelum memilih dan membeli SSD mana yang cocok. Selain memilih SSD mana yang cocok untuk laptop, kapasitas memori juga perlu menjadi perhatian. Karena dengan membeli SSD dengan kapasitas memori yang besar, bisa terpakai untuk jangka panjang. Penggunaan SSD juga dapat meningkatkan kinerja pada laptop.

 

Sedang cari laptop berkualitas, harga berkelas? Laptop murah Bandung solusinya.

 

Apakah Core Yang Tinggi Pada Processor Membuatnya Menjadi Lebih Kencang?

Apakah Core Yang Tinggi Pada Processor Membuatnya Menjadi Lebih Kencang?

Processor merupakan “otak” dari sebuah computer atau laptop. Ia berfungsi untuk memproses data-data yang masuk kemudian menghasilkan sebuah pengeluaran atau hasil yang bisa di sebut juga sebagai output. Processor yang merupakan inti atau “otak” dari sebuah laptop atau computer mengalami perkembanagan yang sangat cepat sekali.  Produsen berlomba-lomba mengeluarkan processor dengan berbagai macam seri, untuk berbagai macam lini laptop maupun computer dan dengan core yang juga berbeda-beda. Juga saat ini, banyak konsumen yang menginginkan laptop dengan processor yang memiliki core yang tinggi. Dan juga tentu saja dengan banyak alasan yang menyertai.

Namun setelahnya muncul pertanyaan, apakah benar banyaknya core menandakan bahwa perangkat tersebut menjadi lebih kencang?. Tapi nyatanya ada beberapa factor yang menandakan bahwa tidak selamanya processor dengan core yang tinggi akan lebih cepat atau lebih baik daripada yang lainnya. Ada beberapa pekerjaan yang sebetulnya tidak memerlukan core yang tinggi. Semua tergantung pada kebutuhan dan arsitektur dari processor itu sendiri yang produsen kembangkan, seperti peningkatan performance per clock, efisiensi cache, juga peningkatan clock speed. Core yang tinggi akan memiliki efek yang berbeda-beda tergantung pada karakter aplikasi.

Kesimpulan

Semua kembali lagi pada kebutuhan, dan juga kembali pada kita sebagai konsumen. Apakah kita memahami workload seperti apa yang akan di jalankan. Tidak semua aplikasi yang di gunakan dapat memanfaatkan core yang ada. Sehingga processor dengan core rendah maupun tinggi tidak terasa perbedaannya. Namun akan selalu ada kenaikan performance score walaupun tidak begitu signifikan. Hal tersebut terjadi karena core tersebut mampu untuk memanfaatkan seluruh core yang ada.

Jika pengguna membutuhkan core yang tinggi untuk mengerjakan sesuatu yang berat dan detail juga aplikasi yang sesuai, bisa gunakan processor dengan core tinggi. Namun jika digunakan untuk pekerjaan ringan atau yang tidak terlalu berat maka processor dengan core standar juga bisa menjadi pilihan.

Sedang cari laptop harga murah kualitas berkelas? silahkan cek di catalog kami laptop murah bandung

 

service terpercaya nomor 1 di Bandung, Bang Amin Gadget

Jika Laptop Kamu gak Ngecas!

Bila ditelisik lebih jauh, penyebab laptop gak ngecas sebenarnya bisa karena ada dua hal. Menyoal perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software).

Ditambah lagi perawatan yang ala kadarnya, membiarkan kaber charger melingkar, sering overheat juga dapat memicu masalah ini. Jika masalah ini terjadi di laptopmu, segera terapkan pertolongan di bawah ini saja

Periksa kabel charger

Kamu harus memeriksa kabel charger dan adapter laptop kamu sebelum memeriksa yang lain.

Cek kerusakan kabel charger dengan mengganti kabel dengan yang lain. Lalu lihat apakah berhasil apa tidak

Kamu juga harus mencoba beberapa kotak kontak listrik untuk mengetahui apakah penyebabnya adalah kotak kontak yang rusak.

Periksa Adapter

Selanjutnya, kamu periksa adapter kamu dengan cara mencoba dengan adapter dengan jenis serupa.

Lihat apakah masalahnya terselesaikan apa tidak?

Periksa Baterai pada Laptop

Coba lepas baterai kamu, lalu gunakan adapter saja. lihat apakah laptop menyala dengan normal?

Sesudah itu coba lagi dengan baterai apakah masih tidak bisa ngecas? coba cek apakah baterai sudah terpasang dengan benar.

Selanjutnya, jika masih sama memang sudah waktunya mengganti baterai.

Memeriksa Ulang Colokan Laptop dan Charger

Ada kalanya, laptop tidak bisa ngecas karena lubang pada charger yang tersumbat. Bisa jadi lubang colokan pada laptop yang bengkok dan patah.

Membiarkan Laptop Dingin

Namanya barang elektronik, sudah pasti akan mengeluarkan suhu panas jika kelamaan dipakai. Sebagai komputer jinjing, laptop juga rentan terhadap suhu yang panas, khusus saat melakukan aktivitas yang membutuhkan resource tinggi sehingga membuatnya jadi overheat.

Cek driver

tidak hanya pada hardware, untuk mengatasi kenapa laptop tidak bisa ngecas juga bisa dilakukan dari software. Bila kamu adalah pengguna Windows, cek terlebih dahulu apakah driver baterai sudah terinstall dengan benar atau tidak.

Uninstall Baterai

Uninstall baterai laptop anda pada device manager. Lalu restart laptop kamu, lihat apakah laptop kamu gak ngecas ?

Bangamingadget.com penyedia barang dan jasa gadget terbaik lho. Rating kami 4.6/5 dari 1800 ulasan google!!! pastinya trusted kamu juga bisa cari barang yang kamu mau di bangamingadget tokopedia!!!

Hardisk Mulanya Berukuran Besar, dengan Kapasitas Kecil

Hardisk yang kita gunakan saat ini untuk menyimpan data penting dan tidak penting ternyata diciptakan pertama kali oleh seorang Guru Fisika lho! Kok bisa ya seorang guru fisika (beberapa ada yang bilang guru matematika) berhasil menciptakan tempat penyimpanan data untuk pertama kalinya?

Beliau adalah Reynold B. Johnson, seorang sarjana bidang manajemen pendidikan dari University of Minnesota, yang memulai karirnya sebagai seorang guru sampai 1933. 

Reynold, B. Johnson.

Setelah berhenti, beliau memulai bekerja pada bidang perangkat elektromekanik, dan mengembangkan “Test Scoring Machine”, mesin yang otomatis menilai ujian pilihan ganda. Penemuan mesin ini mengubah hidupnya, hingga ia direkrut menjadi teknisi I.B.M. pada 1937.  Mesin ini pun populer digunakan dari 1940 sampai 1960an.

Pada 1952, IBM mengirim Johnson ke San Jose di California untuk mengurus Laboratorium punya IBM di Pantai Barat. Di sana, ia memimpin sebuah tim yang mengembangkan penyimpanan data yang efisien. Tim tersebut bereksperimen dengan rotating drum, yaitu sebuah silinder berongga dengan magnetik head didalamnya. Magnetik head ini menulis dan membaca data pada jalur di permukaan silinder. Kemudian mereka mengganti bahan menjadi multiple magnetic disks, dengan kepercayaan penyimpanan akan menjadi lebih kecil dan minim malfungsi.

Rotating Drum.

Pada 1956, IBM menjual disk drive pertama penemuan dari Johnson ke Crown Zellerbach, seorang konglomerat bisnis kertas. Drive ini terdiri dari 50 buah magnetik disk berukuran 24 inchi yang beratnya mencapai satu ton. Meskipun berat banget, tapi cuman bisa nampung data 5MB.

Hardisk ini dinamakan IBM 305 RAMAC (Random Access Method of Accounting and Control) system. Sangking beratnya, pengirimannya harus pakai pesawat!

Hard Drive History | TTR Data Recovery

Kalau sekarang, Harddisk sudah memiliki ukuran yang semakin kecil dengan kapasitas yang semakin besar! 

 

Sumber : https://ajovomultja.hu/news/father-disk-drive?language=en 

https://ethw.org/Reynold_B._Johnson

Klik lanjut WA
Terima Kasih telah menghubungi Kami,
#Pastinya Solusi Terbaik
#Harga Pas Kualitas Berkelas
Ownernya Alumni ITB