fbpx

Penyebab dan Cara Mengatasi Hardisk Bunyi Cit

Hardisk menjadi salah satu komponen yang memang sangat rentang terkena masalah. Salah satunya yang mungkin pernah Anda alami adalah hardisk bunyi cit. Saat masalah ini terjadi, kadang perangkat Anda bisa tiba-tiba mati, tidak bisa digunakan, maupun hang.

Mungkin Anda bakal putus asa dan mengira bahwa semua data-data yang ada pada hardisk akan hilang. Namun, terkadang tidak sepenuhnya hal itu benar karena bisa jadi penyebabnya hanya hal yang sepele.

Nah, pada kesempatan ini izinkan kami membahas sedikit tentang hardisk bunyi nit nit dari segi penyebab maupun cara mengatasinya.

Baca juga: Ciri Jasa Service Hardisk yang Bagus

Penyebab Hardisk Bunyi Cit

Setiap bunyi yang pernah Anda dengar dari hardisk menandakan ada masalah yang membutuhkan langkah perbaikan. Jika terlambat, Anda mungkin benar-benar tidak bisa menyelamatkan data-data yang ada. Sebelum itu, ketahui dulu beberapa penyebab hardisk bunyi ini:

1. Spindel Kepala Macet

Komponen spindel memang bisa macet apalagi ketika hardisk overheat atau terkena benturan fisik. Biasanya menyebabkan pembaca geser pada posisi yang dekat ke permukaan disk. Maka dari itu, tak heran jika hardisk mengeluarkan bunyi cit.

2. Sirkuit Perekaman Rusak

Firmware hardisk rusak pun bisa menyebabkan pembaca jadi bergerak ke atas maupun ke bawah secara terus-menerus. Hal inilah yang kemudian bisa menyebabkan hardisk mengeluarkan bunyi.

3. Kesalahan Bad Sector

Bad sector bisa membuat drive kosong dan bisa mempengaruhi performa pembacaan dan penulisan hardisk. Pun juga bisa mempengaruhi kecepatan dari rotasi hardisk. Biasanya bad sector membuat hardisk berputar sangat cepat dan dalam waktu lama.

Hasilnya tentu hardisk berbunyi dan tidak terdeteksi. Jika Anda biarkan, bisa saja menjadikan kerusakan yang lebih parah.

4. Ada Debu dan Kotoran

Penyebab ini pun biasanya gara-gara hardisk sudah sangat lama Anda pakai dan belum pernah membersihkannya. Tak heran jika banyak debu yang bisa saja menempel pada permukaan.

5. Struktur Hardisk

Semua data pada hardisk akan disimpan pada permukaan disk yang bulat. Ada juga bahan magnetik yang menutupinya. Ketika hardisk bekerja, maka hardisk akan berputar dan akhirnya reader bisa menerima lalu mengolah datanya.

Struktur hardisk yang bergeser pun bisa mengakibatkan hardisk jadi mengeluarkan bunyi.

Baca juga: Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal yang Jatuh

Cara Mengatasinya

Nah setelah tahu penyebabnya, sekarang Anda bisa memperbaiki hardisk yang bunyi dengan cara yang kami bagikan. Berikut ini caranya:

1. Memperbaiki Bad Sector

hardisk bunyi cit

Pertama, Anda harus memperbaiki sekaligus memeriksa bad sector yang terjadi. Biasanya bad sector inilah yang mengakibatkan Anda bisa kehilangan semua data. Gunakan cara ini untuk mengatasinya:

  • Tekan Windows + S
  • Klik kanan CMD.
  • Pilih Run as Admin.
  • Ketik perintah chkdsk C:f/r/x pada CMD. Sesuaikan huruf C dengan huruf hard drive yang ingin Anda periksa.

Setelah itu, Anda bisa mengetahui masalah yang terjadi pada hardisk.

2. Menggunakan Software Pengujian Integrasi

Selanjutnya Anda pun bisa menggunakan cara ini:

  • Tekan Windows + R.
  • Tuliskan diskmgmt.msc.
  • Klik Oke.
  • Pada jendela yang tampil, klik kanan partisi hardisk yang ingin Anda periksa.
  • Pilih Properties.
  • Setelah ada jendela kecil yang terbuka, klik Check Now pada tab Tools.

3. Memperbaiki atau Mengganti Hardisk

Cara ini tentu saja menjadi opsi terakhir. Kalau Anda sudah menyerah mengatasinya sendiri, bisa langsung memperbaiki ataupun mengganti hardisk dengan yang baru.

Penutup

Itulah sedikit penjelasan ringkas mengenai penyebab serta cara mengatasi hardisk bunyi cit yang bisa Anda coba. Jika keberatan dengan caranya, bawa saja ke Bang Amin Gadget yang merupakan tempat service hardisk profesional dan berlisensi.

4 Cara Mengatasi Power Surge on The USB Port Paling Mudah

Saat Anda mendapatkan pesan error power surge on the USB port, Anda tidak perlu khawatir berlebih. Pasalnya Anda masih bisa menggunakan cara mengatasi power surge on the USB port yang cukup praktis.

Kondisi power surge on the USB port ini merupakan salah satu permasalahan yang memang cukup langka terjadi. Biasanya pengguna Windows adalah yang mengalaminya.

Mengenai pesan error yang muncul, ada perangkat USB yang membutuhkan daya lebih banyak dan lebih tinggi padahal port USB tidak bisa menyediakannya. Dengan adanya pesan tersebut, mungkin ada perangkat Anda yang memang bermasalah.

Baca juga: Perbedaan Warna Hardisk WD dan Kegunaan Masing-masing

Cara Mengatasi Power Surge on The USB Port

Kondisi yang membuat muncul power surge on the USB port bisa karena adanya kebutuhan daya yang lebih tinggi dari yang sebenarnya tersedia. Perangkat laptop maupun komputer punya batasan daya atau arus untuk port USB.

Seluruh port USB 2.0 bisa memasok arus 500mA yang output daya maksimumnya 2,5W. Sedangkan USB 3.0 dan 3.1 yakni 900mA dan 4.5W. Saat pesan error itu muncul, artinya sistem Windows mendeteksi adanya potensi lonjakan daya. Anda tidak perlu khawatir karena bisa mengatasinya dengan cara ini:

1. Menemukan Masalah Utama

cara mengatasi power surge on the usb port

Lantaran Operation System menonaktifkan port USB yang sedang mengalami power surge, Anda harus memeriksa apakah ada perangkat yang terputus atau tidak. Kalau menemukannya, coba cabut dari port kemudian cek lagi apakah masalahnya sudah hilang atau tidak.

Jika masalah berhenti ketika Anda mencabut perangkatnya, mungkin perangkat itulah yang menyebabkan terjadinya power surge. Guna mengkonfirmasi adanya lonjakan, coba sambungkan ke port lain. Coba juga menghubungkannya ke port lain.

2. Menggunakan Tweak Power Management Settings

Namun, jika masalah masih tetap muncul meskipun Anda sudah mencabut perangkatnya, maka coba cara lain yakni menggunakan Tweak Power Management Settings.

Nantinya, perangkatmu bisa mematikan USB Controller ketika sudah menggunakan daya terlalu besar serta mencegah adanya pesan error yang muncul. Coba aktifkan peraturan USB Controller dengan cara ini:

  • Klik kanan di Windows Start.
  • Pilih Device Manager.
  • Luaskan kategori Universal Serial Bus Controllers.
  • Klik kanan driver USB Controller.
  • Pilih Properties.
  • Arahkan pada tab Power Management.
  • Centang Allow the computer..
  • Ulangi proses di atas untuk mengatur semua driver.

Ketika Anda mengaktifkan fitur ini, Windows akan segera mematikan port USB yang mengalami lonjakan arus.

Baca juga: Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal yang Jatuh

3. Menggunakan Bantuan USB Troubleshooter

Anda pun bisa menggunakan bantuan dari USB troubleshooter untuk mengatasinya. Coba download software seperti Majorgeeks agar bisa menggunakan troubleshooters. Nantinya, software tersebut akan memandu Anda mengatasi masalah power surge USB itu.

4. Memperbaharui maupun Instal Ulang Driver

Driver USB controllers yang sudah usang pun bisa menjadi penyebab adanya power surge on the USB port. Maka dari itu, Anda harus memperbaharui atau melakukan instal ulang dengan cara:

  • Buka Device Manager.
  • Pilih kategori Unversal Serial Bus Kontroler.
  • Klik kanan di driver apapun kemudian tekan Update Driver.
  • Coba ulangi proses tersebut untuk memperbaharui seluruh driver yang ada.
  • Kemudian Anda bisa melihat apakah masalah power surge tersebut bisa teratasi atau tidak.

Penutup

Jika semua cara mengatasi power surge on the USB port yang ada masih belum bisa mengatasinya, coba bawa laptop Anda ke Bang Amin Gadget agar segera mendapatkan penanganan terbaik.

Penyedia Jasa Recovery Hardisk Profesional dan Berlisensi

Hardisk menjadi salah satu komponen yang penting pada perangkat laptop maupun komputer. Saat mengalami kerusakan, Anda harus segera membawanya ke penyedia jasa recovery hardisk agar tidak kehilangan data-data penting.

Recovery data-data yang ada dalam hardisk menjadi hal yang sangat penting agar produktivitas Anda tidak terhambat karenanya. Selain itu, jika Anda tidak memperbaikinya maka Anda tidak bisa menggunakan perangkatnya.

Suatu perangkat komputer maupun laptop tanpa hardisk ibarat perangkat kosong dan tidak bisa Anda gunakan untuk apapun. Hal itulah yang sebenarnya juga menjadi poin penting dari adanya hardisk dalam perangkat laptop maupun komputer.

Baca juga: Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal yang Jatuh

Pentingnya Hardisk untuk Perangkat Laptop dan Komputer

Anda harus segera melakukan recovery hardisk rusak agar fungsi utama dari media penyimpanan tersebut bisa normal kembali. Hardisk menjadi salah satu komponen penting yang wajib ada dalam suatu perangkat laptop maupun komputer. Fungsinya yakni:

1. Tempat Penyimpanan Database

jasa recovery hardisk

Database menjadi elemen penting dalam komputer atau laptop. Database bakal membantu suatu software atau program bisa berjalan dengan optimal. Nah, database biasanya tersimpan dalam hardisk.

Hal ini tentu untuk memudahkan akses dari banyak klien yang memang ingin mengaksesnya. Maka dari itu, hardisk sangat Anda butuhkan dalam suatu perangkat. Semua data Anda juga aman selama Anda bisa merawat perangkat dengan baik.

2. Tempat Penyimpanan Data Operation System

Fungsi hardisk lainnya dan menjadikan komponen ini sangat penting adalah penyimpanan data dari Operation System (OS).  Data-data tersebut memang membutuhkan hardisk agar perangkat komputer maupun laptop bisa berfungsi secara optimal.

Tanpa adanya OS dan hardisk, tentu komputer dan laptop tidak bisa berfungsi sebagaimana normalnya.

3. Menyimpan Berbagai File Milik Pengguna

Hardisk pun memiliki manfaat utama menyimpan data atau file dari pengguna. Entah itu dari data software yang terinstal dalam perangkat maupun semua file milik penggunanya.

Bisa berupa file, dokumen, audio, video, dan masih banyak lagi. Dengan adanya ini, bahkan Anda bisa menyebut hardisk sebagai nyawa dari komputer ataupun laptop. Ketika mengalami kerusakan, jelas semua file hilang dan perangkat tak dapat lagi berfungsi optimal.

Baca juga: Permasalahan yang Sering Terjadi pada Hardisk

Masalah yang Sering Terjadi pada Hardisk

Ada banyak masalah yang bisa saja Anda alami pada hardisk yang ada dalam perangkat. Masalah-masalah ini memang harus cepat teratasi agar tidak mengganggu kinerja Anda. Berikut ini beberapa jenis masalahnya:

1. Hardisk Tidak Terdeteksi

Masalah ini menjadi masalah pertama yang memang umum terjadi. Biasanya pada layar muncul tulisan hardisk not found. Penyebabnya banyak. Bisa gara-gara kerusakan fisik atau kerusakan software.

2. File Corrupted

Nah, ini jadi masalah yang cukup bahaya. Masalahnya adalah file corrupted atau mengalami kerusakan. Saat mengalaminya, Anda perlu segera melakukan recovery data hardisk agar tidak terlambat dan menyebabkan data-data hilang.

Penyebabnya tentu beragam. Bisa karena jatuh, terbentur, ada virus, malware, dan lain sebagainya.

3. Hardisk Bad Sector

Hardisk bisa juga mengalami bad sector. Sebenarnya, ini menunjukkan kondisi data dalam hardisk yang tidak terbaca oleh sistem. Saat mengalaminya, Anda pun perlu melakukan langkah recovery hardisk sendiri atau menggunakan jasa recovery pilihan.

Jasa Recovery Hardisk Terbaik

Anda pasti sudah memahami betapa pentingnya hardisk pada suatu perangkat. Nah, ketika mengalami kerusakan, sangat kami sarankan untuk membawanya ke penyedia jasa yang terbaik saja.

Contohnya Anda bisa menggunakan jasa Bang Amin Gadget. Dijamin, Anda bisa mendapatkan harga service hardisk eksternal dan internal yang sesuai dengan kerusakan pada hardisk.

Dengan bantuan Bang Amin Gadget, Anda bisa mendapatkan service hardisk ringan, menengah, berat, dan lainnya. Sudah ada juga teknisi handal di dalamnya. Hardisk Anda pasti berada di tangan yang tepat.

Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Parah

Bad sector adalah istilah dari suatu kerusakan yang biasanya terjadi pada hardisk. Kerusakannya bisa ringan dan bisa juga hardisk bad sector parah. Pada masalah yang ringan mungkin mengatasinya memang mudah. Namun, jika sudah bad sector parah jelas berbeda.

Anda bisa membagi kerusakan bad sector jadi dua: kerusakan dari segi fisik dan kerusakan dari segi software. Penyebab kerusakan pertama biasanya karena terjadinya benturan atau terjatuh dan mengenai bagian hardisk. Mengatasi kerusakan fisik memang jauh lebih susah.

Sedangkan untuk kerusakan software memang lebih gampang teratasi. Bahkan juga bisa memanfaatkan bantuan software recovery untuk mengembalikan ataupun menyelamatkan data yang hilang. Sedangkan untuk bad sector yang parah, mungkin mungkin hanya ada sedikit cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

Baca juga: Perbedaan Warna Hardisk WD dan Kegunaan Masing-masing

Hardisk Bad Sector Parah

HDD bad sector repair full masih bisa Anda lakukan ketika kerusakannya memang tidak cukup parah. Kalau sudah sangat parah, mungkin baiknya Anda langsung membawa hardisk ke tempat service hardisk yang sudah profesional. Jika tidak ingin membawanya, Anda bisa coba cara ini:

1. Mempersiapkan Flashdisk/CD Berisikan Hiren’s BootCD

Anda memang bisa menggunakan software untuk mengatasi masalah bad sector yang sudah parah. Hanya saja, pastikan kamu sudah menggunakan software Victoria yang resmi dan sudah berlisensi.

Victoria ini adalah suatu software yang bisa Anda gunakan untuk menghapus adanya bad sector, memetakan bad sector, dan masih banyak lagi.

Jika tidak, Anda mungkin tidak bisa memperbaiki ataupun mengatasi permasalahan bad sector yang sudah parah. Jika sudah mendapatkannya, Anda perlu melakukan sejumlah persiapan terlebih dahulu. Persiapkan beberapa hal ini:

  • Flashdisk atau CD yang isinya Hiren’s BootCD.
  • Kalau Anda belum tahu cara membuat booting hiren’s, coba cek metodenya di mesin pencari. Anda hanya perlu burning file Hiren’s pada CD atau flashdisk.
  • Pasangkan hardisk pada laptop atau perangkat yang ingin Anda perbaiki.
  • Anda harus set hardisk menjadi Primary Master serta first bootnya bisa dari CD Hiren’s.

Sebelum Anda melakukan scan pada hardisk untuk mengetahui bad sector menggunakan Victoria, baiknya memformat hardisk bad sector terlebih dahulu. Lebih tepatnya, yakni menonaktifkan hardisk agar tidak perlu terbaca serta tampil pada drive mini Windows.

Anda bisa menonaktifkannya menggunakan software seperti Partition Wizard. Setelah berhasil menonaktifkan partisinya, maka Anda sudah bisa melanjutkannya pada tahap scanning menggunakan Victoria.

Baca juga: Penyebab Hardisk Terbakar yang Wajib Diwaspadai

2. Scanning Menggunakan Victoria

hardisk bad sector parah

Ini jelas lebih rumit jika Anda membandingkannya dengan cara memperbaiki hardisk bad sector dengan CMD. Pasalnya, masalah utama yang sedang Anda hadapi memang berbeda.

Setelah Anda menyiapkannya, lanjut pada tahap scanning memakai Victoria. Begini caranya:

  • Di jendela Hiren’s, pilih Programs > Testing > Victoria.
  • Setelah ada jendela yang muncul, Anda bisa memperhatikan menu Tests.
  • Guna melakukan scanning, klik tombol Start.
  • Untuk menghentikannya bisa klik Stop.
  • Nantinya akan ada indikator yang menunjukkan kondisi dari hardisk.
  • Anda bisa memperhatikan indikator hijau, merah, orange, serta biro.
  • Indikator orange dan hijau menunjukkan bahwa keadaan hardisk sudah setengah mati.
  • Sedangkan merah dan biru menunjukkan hardisk yang sudah rusak parah.
  • Setelah itu Anda bisa langsung masukkan angka yang diinginkan di kolom Start LBA.
  • Kemudian, Anda bisa memulai proses scanning.

Penutup

Metode untuk mengatasi hardisk bad sector parah di atas mungkin sangat rumit. Maka dari itu, bawa saja hardisk rusakmu ke Bang Amin Gadget yang merupakan salah satu penyedia jasa service hardisk berlisensi.

Cara Membersihkan Hardisk Eksternal dengan Mudah

Hardisk eksternal juga hampir sama dengan hardisk internal. Perangkat tersebut juga bisa mengalami masalah yang sama. Entah itu terkena virus atau bahkan kebanyakan berisi file sampah. Tapi, Anda masih bisa tenang karena tetap ada cara membersihkan hardisk eksternal dari file sampah maupun virus.

Hardisk eksternal merupakan media penyimpanan yang fungsinya mirip flashdisk. Bedanya kapasitas hardisk eksternal memang lebih besar. Kepraktisan menjadi salah satu hal yang menjadi alasan mengapa banyak yang memilih menggunakan hardisk eksternal.

Lantaran portabel dan gampang membawanya kemanapun, terkadang ada virus yang masuk ke dalam hardisk eksternal ketika proses memindahkan data. Saat menggunakannya kembali, terkadang hardisk eksternal sudah tidak memiliki kinerja seperti ketika dalam keadaan normal.

Baca juga: Penyebab Hardisk Terbakar yang Wajib Diwaspadai

Cara Membersihkan Hardisk Eksternal

Sebenarnya, cara menghapus file di hardisk eksternal ataupun untuk menghilangkan adanya virus yang membuatnya tidak bisa transfer file mirip dengan cara yang berlaku untuk hardisk internal. Beberapa caranya yakni:

1. Menggunakan Disk Cleanup

cara membersihkan hardisk eksternal

Cara pertama yang bisa kamu coba yakni menggunakan software bawaan Windows. Software tersebut bernama Disk Clean-up yang bisa menghapus semua file-file sampah. Saat menggunakannya, dijamin hardisk eksternalmu bisa bersih.

File-file sampah berupa folder temp ataupun file sistem yang memakan banyak ruang pada hardisk bisa terhapus secara aman. Adapun cara untuk menggunakannya yakni:

  • Buka Start Menu
  • Cari Disk Cleanup
  • Jangan lupa sambungkan hardisk eksternal dulu.
  • Pada jendela baru, pilih saja drive eksternal.
  • Klik Ok.
  • Nantinya, perangkat milik Anda akan menghitung banyak ruang yang terselamatkan dan sisa ruang ketika Anda menjalankan perintah pembersihan.
  • Prosesnya mungkin cukup memakan waktu.
  • Nah, nantinya ada kategori yang muncul.
  • Pilih kategori yang ingin Anda hapus.
  • Klik OK.
  • Bisa klik Clean up System Files kalau ingin menghapus file sisa dan berbagai macam file log sistem.

2. Menggunakan Program and Features

Cara menghapus file Windows di hardisk eksternal lainnya bisa dengan menggunakan Program and Features. Di setiap perangkat Windows memang sudah menyediakan fitur ini.

Dengan adanya fitur tersebut, Anda bisa menghapus berbagai program maupun software yang sudah tidak terlalu berguna. Entah itu game versi lama, software usang, atau software yang berhasil terdownload tapi belum sempat mencobanya.

Adapun caranya yakni:

  • Buka Start Menu.
  • Ketik Program and Features lalu cari.
  • Kalau sudah terbuka, Anda bisa menemukan seluruh program yang terinstal dalam hardisk eksternal.
  • Daftar yang muncul akan secara runut berdasarkan ukuran file.
  • Setelah ada urutannya, Anda bisa memilih program dan software yang sudah tidak dibutuhkan.
  • Hati-hati menghapus program karena jika salah biasanya perangkat akan terganggu.

Baca juga: 4 Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal yang Jatuh

3. Menggunakan Fitur Command Prompt (CMD)

Cara menghilangkan virus di hardisk eksternal lainnya yang bisa kamu coba adalah menggunakan fitur Command Prompt (CMD). Cara ini memang cukup efektif untuk menghilangkan virus. Begini langkah-langkahnya:

  • Hubungkan hardisk eksternal pada perangkat.
  • Jangan buka dengan cara double click.
  • Buka Run lalu ketik CMD.
  • Setelah itu, ketikkan perintah E:\ attrib –a –s –h –r /S /D
  • Kami asumsikan bahwa hardisk berada pada drive E. Sesuaikan dengan letak hardisk, ya.
  • Setelah menuliskan perintah, klik Enter.
  • Anda akan menjumpai file yang bertuliskan alice.alc, file dengan ekstensi .vbe, dan autorun.inf.
  • Semua file tersebut akan lebih mudah jika Anda menyebutnya sebagai virus.
  • Cara menghapusnya bisa dengan memberi perintah E:\ del alice.alc.
  • Begitu juga dengan file lainnya.

Penutup

Itulah sejumlah cara membersihkan hardisk eksternal dari virus maupun file-file yang tidak Anda butuhkan. Jika belum berhasil, bawa saja hardisk Anda ke Bang Amin Gadget agar segera mendapatkan penanganan.

Perbedaan Warna Hardisk WD dan Kegunaan Masing-masing

Setiap warna pada hardisk WD memang memiliki arti dan kegunaannya masing-masing. Anda wajib tahu dulu perbedaan warna hardisk WD lalu menyesuaikannya dengan kebutuhan.

WD atau Western Digital menjadi salah satu produsen hardisk dan SSD yang memang cukup terkenal. Menempati posisi kedua dari segi penjualan setelah Seagate, tak heran jika hardisk WD memiliki cukup banyak peminat.

Namun, tidak seperti ketika memilih hardisk lain. Anda baru bisa membeli hardisk WD setelah mengetahui warna hardisknya. Awalnya, Western Digital hanya menyediakan lima warna saja: Green, Blue, Black, Red, dan Purple.

Sekarang sudah ada tambahan warna hardisk yakni WD Gold atau yang berwarna emas. Ingin tahu semua produknya? Cek sini!

Baca juga: Penyebab Hardisk Terbakar yang Wajib Diwaspadai

Perbedaan Warna Hardisk WD

Western Digital memang menyediakan banyak pilihan hardisk untuk para pelanggannya. Tujuannya agar setiap pengguna bisa mendapatkan spesifikasi hardisk yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kalau Anda mau pilih hardisk WD, ketahui dulu perbedaan warnanya di sini:

1. WD Blue

Pertama ada WD Blue atau hardisk Western Digital yang berwana biru. Hardisk ini hadir dengan berbagai pilihan kapasitas mulai dari 250GB sampai 6TB. Penggunaan hardisk ini sangat cocok untuk kebutuhan harian.

Pengguna office, browsing, serta kebutuhan data yang tidak terlalu besar cocok menggunakan hardisk tipe ini. Selain karena harganya terjangkau, kecepatan RPM-nya sudah lumayan tinggi yakni 5400rpm.

Bahkan ada model tertinggi dari WD Blue berkecepatan 7200 RPM. Hardisk ini cocok untuk berbagai kebutuhan penyimpanan entah itu musik, gambar, maupun game-game yang tergolong ringan.

2. WD Green

perbedaan warna hardisk WD

WD Green cocok untuk Anda yang butuh hardisk ramah lingkungan. Alasan WD Green sangat ramah lingkungan yakni karena tidak boros dalam penggunaan daya serta bisa bekerja pada suhu yang rendah.

Hardisk ini cocok bagi Anda yang ingin hardisk terbaik dari segi ketahanan atau tidak cepat rusak. Adanya teknolo intelliSeek dan IntelliPower juga membuatnya ramah lingkungan, tidak berisik, dan dingin. Saat ini Anda bisa mendapatkan hardisk WD Green dengan nama SATA dan M.2 SSD.

3. WD Black

Selanjutnya ada WD Black yang bisa Anda pilih. Ada pilihan kapasitas mulai 1TB sampai 6TB. Anda yang merupakan penggemar game serta PC workstation bisa memilih hardisk ini.

Keandalan dari WD Black ini punya cache 128MB. Seluruh versi WD Black pun hadir dengan standar 7200 rpm. Lantaran kinerjanya yang memang tinggi, drive ini mungkin bisa panas lebih cepat. Secara sederhana, WD Black ini merupakan penggerak kinerja yang andal untuk kebutuhan gaming favoritmu.

Baca juga: 4 Ciri Jasa Service Hardisk yang Bagus

4. WD Red

Western Digital pun memproduksi WD Red. Hardisk ini sudah menggunakan teknologi Network Assisted Storage (NAS). Kapasitasnya ada dari 750 GB sampai 8 TB. Red sangat unggul dalam hal kinerja pembacaan dibandingkan menulis. Ada dua tipe yakni WD Red Pro dan standar yang bisa Anda pilih.

5. WD Purple

WD Purple cocok untuk Anda yang butuh fungsi ‘pengawasan’. Pengguna biasanya memanfaatkan WD Purple untuk kebutuhan CCTV dengan artian, hardisk ini bisa menahan operasi 24/7 sesuai dengan kebutuhanmu.

Hardisk WD Purple unggul dalam hal menulis. Berkebalikan dengan WD Red. Kapasitas yang ada pun beragam mulai 500GB – 8TB.

6. WD Gold

Tingkatan hardisk WD tertinggi berada di tangan WD Gold. Penggunaan hardisk ini cocok untuk pusat data. WD Gold bahkan bisa mengakomodasi data 550 TB per tahun dan dua juta jam Mean Time Between Failures. Lantaran kinerjanya, hardisk ini juga memiliki harga yang paling tinggi di antara hardisk lainnya.

Penutup

Itulah perbedaan warna hardisk WD yang dapat Anda ketahui. Sesuaikan kebutuhan Anda dengan warna hardisk WD. Dengan begitu, Anda bisa dapat performa yang maksimal. Anda bebas memilih yang manapun, tapi kalau tempat service hardisk hanya Bang Amin Gadget jawabannya!

Penyebab Hardisk Terbakar yang Wajib Diwaspadai

Ada masalah pada hardisk yang terbilang sangat fatal. Bukan lagi hardisk yang jatuh, tidak terbaca, terbentur, dan lain sejenisnya. Melainkan hardisk yang terbakar. Hardisk terbakar? Bagaimana bisa? Sebenarnya, jawaban atas pertanyaan tersebut bisa Anda dapatkan dalam uraian mengenai penyebab hardisk terbakar dalam artikel ini.

Hardisk tentu sangat erat kaitannya dengan daya listrik. Tanpa adanya daya listrik, hardisk tidak dapat menyala dan tidak dapat melakukan proses membaca data maupun menulis ulang data. Ia tidak akan hidup dan menjadi tidak berfungsi. Sebaliknya, ketika arus listrik yang mengalir terlalu banyak, kejadiannya jelas berbeda.

Secara umum, penyebabnya kalau tidak karena listrik yakni karena keteledoran dari setiap penggunanya. Hardisk yang terbakar, sering terjadi pada hardisk yang ada dalam komputer. Untuk laptop jelas jarang karena menggunakan baterai sebagai sumber aliran listriknya.

Baca juga: Penyebab Umum Kerusakan FlashDrive

Penyebab Hardisk Terbakar

Penyebab hardisk rusak tentu ada banyak. Bisa gara-gara terjatuh, terbentur, dan masih banyak lagi. Salah satu hal yang paling bikin Anda kesal adalah tiba-tiba hardisk terbakar dan tak jarang ada yang sampai mengeluarkan asap. Kira-kira, apa saja penyebabnya?

1. Tegangan dari PSU Terlalu Tinggi

penyebab hardisk terbakar

Apakah Anda pernah berpikir kalau bagaimana suatu PC bisa menghidupkan berbagai komponen di dalamnya termasuk hardisk? Jika iya, maka Anda pasti sudah tahu tentang PSU atau Power Supply.

Ada salah satu unit yang memang mengatur masalah kelistrikan dalam perangkat komputer. Akhirnya, setiap komponen—termasuk hardisk—juga mendapatkan aliran listrik dan bisa berfungsi secara normal.

Tapi, apakah Anda pernah berpikir pula bahwa PSU tersebut juga bisa menyebabkan hardisk terbakar? Menurut sejumlah referensi yang kami dapatkan, salah satu penyebab dari hardisk terbakar adalah masalah pada PSU-nya.

Dengan kata lain, PSU komputer mengalirkan tegangan listrik yang sudah kelewat ambang batas. Akhirnya, membuat over voltage dan kemudian menjadikan hardisk terbakar.

Ini bisa saja terjadi ketika Anda menggunakan PSU yang, mohon maaf, kurang berkualitas atau sudah cukup usang. Ketika PSU sudah tidak bisa memberikan aliran listrik secara normal, maka seluruh komponen komputer sebenarnya berada dalam bahaya.

2. Power Surge

Saat hardisk Anda mengalami kerusakan yang biasa karena terjatuh atau hanya tidak terbaca, mungkin masih ada cara untuk mengatasi hardisk failed. Berbeda jika terbakar, mungkin Anda sudah harus menggantinya ke hardisk baru.

Nah, salah satu penyebab dari hardisk terbakar adalah power surge atau adanya lonjakan energi listrik. Katakanlah, voltase dari PLN tiba-tiba saja naik dan tegangan langsung masuk menuju PSU.

Saat PSU sebagai receiver menerimanya, tentu akan langsung mengalirkannya menuju berbagai macam komponen termasuk hardisk. Saat tegangan sudah terlalu tinggi maka lonjakan listrik tersebut tidak akan sempat tertahan bimeskipun sudah menggunakan stabilizer. Hal itulah yang juga bisa menyebabkan hardisk Anda terbakar.

Baca juga: Memperbaiki Hardisk Mati Total, Memangnya Bisa?

3. Pemasangan Kabel Terbalik

Penyebab hardisk rusak pada laptop maupun kabel yang ketiga, bisa jadi lantaran keteledoran dari penggunanya. Terkadang ada yang salah atau terbalik dalam memasang kabel power hardisk.

Ketika kesalahan itu terjadi, tidak perlu menunggu waktu lama untuk menunggu hardisk terbakar. Sesaat setelah Anda menghidupkan komputer biasanya kabel berikut dengan hardisk-nya akan ikut terbakar.

4. Terjadinya Korsleting

Masalah ini mungkin juga sering terjadi yakni adanya korsleting dalam setiap komponen komputer termasuk dalam hardisk. Maka tidak heran kalau hardisk Anda bisa terbakar.

Penutup

Itulah sejumlah penyebab hardisk terbakar yang bisa Anda ketahui. Memperbaikinya mungkin mustahil. Namun, Anda bisa coba membawa hardisk yang terbakar itu ke Bang Amin Gadget untuk segera mendapatkan penanganan.

4 Ciri Jasa Service Hardisk yang Bagus

Membawa hardisk yang bermasalah ke tempat service hardisk adalah hal yang tepat. Namun, jangan sampai salah memilih jasa service. Kenali dulu beberapa ciri jasa service hardisk yang bagus agar Anda tidak merugi.

Misalnya saja Anda membawa hardisk ke tempat service yang bahkan namanya belum cukup terkenal. Bukannya mengatasi kerusakan, malah bisa membuat masalah hardisk semakin menjadi-jadi.

Demi mendapatkan perawatan atau treatment yang maksimal, tidak ada salahnya untuk berhati-hati dalam memilih tempat service hardisk. Salah satu cara berhati-hati dalam memilih adalah dengan mengetahui ciri-ciri suatu tempat service hardisk itu berkualitas.

Baca juga: Permasalahan yang Sering Terjadi pada Hardisk

Ciri Jasa Service Hardisk yang Bagus

Nah, kami punya sejumlah informasi mengenai ciri-ciri tempat service hardisk eksternal maupun hardisk internal. Nantinya Anda bisa menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam memilihnya:

1. Jujur Mengenai Harga

Anda mungkin bakal tergiur memilih tempat service yang menawarkan harga murah. Namun, jangan sampai termakan tawaran murahnya biaya terlalu mudah. Pasalnya, akan ada tempat service yang masih menutupi perihal harga sebenarnya.

Menghindarinya bisa Anda lakukan dengan mengamati ciri satu ini, yakni kejujuran mengenai harga service yang dibutuhkan. Setiap penyedia jasa service hardisk yang bagus akan jujur mengenai harga.

Sebelum itu, mereka akan mengecek kerusakan lebih dulu lalu akan memeriksa sumber masalah lebih dulu. Saat tahu apa saja yang harus mereka perbaiki, entah itu harus recovery hardisk rusak atau yang lainnya.

Saat merinci biaya, Anda pun harus detail melihatnya. Terkadang tempat service tersebut belum menambahkan biaya atau harga teknisinya.

2. Mempunyai Teknisi Berpengalaman

ciri jasa service hardisk yang bagus

Tentu ini menjadi ciri yang wajib ada dalam setiap tempat service hardisk. Mereka memang wajib menyediakan teknisi yang sudah berpengalaman. Seperti halnya dengan dokter, teknisi adalah pihak yang akan berusaha ‘menyembuhkan’ masalah yang ada.

Alasannya tentu Anda tidak ingin kan kalau yang menangani hardisk hanya teknisi baru? Nantinya bisa saja teknisi baru itu hanya melakukan percobaan demi menambah pengalamannya. Dengan kata lain, hardisk Anda bisa saja menjadi kelinci percobaan saja.

Anda bisa mengetahuinya dari bagaimana ia menjelaskan kondisi hardisk. Ketika bisa memberikan diagnosis secara cukup cepat sekaligus bisa menjelaskan kerusakan dengan detail Anda bisa menilainya sebagai sosok teknisi yang sudah berpengalaman.

Pada umumnya teknisi yang sudah berpengalaman juga akan menawarkan sejumlah opsi perbaikan untuk satu masalah yang terjadi pada hardisk.

Baca juga: Cara Mengatasi Hardisk Mati Akibat Serangga

3. Memberikan Garansi

Sangat jarang ada tempat service yang berani memberikan garansi atas perbaikan seperti jasa recovery data, memperbaiki hardisk tidak terbaca, memperbaiki kerusakan hardisk gara-gara terjatuh, dan yang lainnya.

Garansi pun bisa menjadi pertanda atau ciri bahwa suatu tempat service hardisk bisa memastikan kualitas dari layanannya. Garansi yang ada juga bisa membuat Anda merasa tenang untuk membawa hardisk ke tempat tersebut.

Nantinya juga bisa ada paling tidak dua garansi yang bisa Anda dapatkan. Pertama yakni garansi dari tempat service-nya sendiri dan garansi dari hardisk yang mereka tawarkan.

Garansi kedua membuktikan kalau mereka hanya menawarkan hardisk original atau yang asli saja.

4. Testimoni Positif

Selanjutnya jelas dengan melihat bagaimana pelanggan yang sudah menggunakan jasa mereka sebelumnya. Anda bisa melihat testimoninya terlebih dahulu. Jika rata-rata ulasan atau review-nya positif, Anda bisa memilih tempat service hardisk tersebut.

Penutup

Itulah sejumlah ciri jasa service hardisk yang bagus dan bisa Anda pilih. Salah satu tempat jasa hardisk yang mempunyai kualifikasi itu adalah Bang Amin Gadget. Dijamin, masalah hardisk yang ada bisa langsung beres!

4 Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal yang Jatuh

Hardisk eksternal memang memudahkan semua orang untuk membawa file penting ke manapun. Bentuknya yang portable memang sangat membantu. Lantaran sering membawanya ke manapun, hardisk eksternal rentan jatuh. Kalau rusak, Anda bisa pakai cara memperbaiki hardisk eksternal yang jatuh dengan cara kami.

Hardisk eksternal itu sendiri adalah suatu media penyimpanan yang fungsinya hampir sama dengan hardisk internal. Perbedaannya hanyalah dari segi kemudahan penggunaannya. Anda bisa menggunakan hardisk eksternal untuk banyak keperluan. Selain menyimpan file, Anda pun bisa menggunakannya untuk transfer file.

Tentu saja, Anda bisa mendapatkan manfaat dari segi kepraktisan penggunaan. Namun, di sisi lain memang ada risiko yang bisa saja Anda alami. Entah itu hardisk jatuh, terbentur, hilang, dan lain sebagainya.

Baca juga: 4 Permasalahan yang Sering Terjadi pada Hardisk

Cara Memperbaiki Hardisk Eksternal yang Jatuh

Nah, jika Anda khawatir dengan kondisi hardisk sebaiknya ketahui cara memperbaiki HDD jatuh agar Anda segera tahu kerusakannya. Dengan begitu, Anda bisa melakukan langkah lanjutan untuk memperbaikinya:

1. Periksa Sistem Operasi Windows

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yakni dengan memeriksa sistem operasi di Windows-nya lebih dulu. Saat sistem tidak mendukung driver, maka hardisk akan tetap tidak terdeteksi walaupun Anda sudah menghubungkannya pada USB.

Cara mengeceknya yakni:

  • Klik kanan di MyComputer.
  • Pilih Device Manager.
  • Jika melihat ada tanda seru, artinya hardisk memang mengalami kerusakan.
  • Anda bisa instal ulang driver hardisk.
  • Kemudian pasang lagi hardisk-nya agar Anda berhasil menginstal driver yang baru.

2. Manajemen Ulang pada Disk Management

cara memperbaiki hardisk eksternal yang jatuh

Setelah Anda mengetahui bahwa hardisk eksternal memang mengalami kerusakan, langkah selanjutnya sebagai cara memperbaiki hardisk eksternal yang rusak bisa mencoba manajemen ulang pada Disk Management. Begini cara lengkapnya:

  • Pertama, cari kolom Search Start Menu Windows.
  • Kemudian tulis Disk.
  • Setelah itu pilih Create and Format Hardisk Partition.
  • Anda pun bisa melakukannya lewat menu Run.
  • Caranya tekan Windows + R bersamaan.
  • Setelah muncul kotak dialog, ketik diskmgmt.msc
  • Ketika laman Computer Management sudah muncul, coba format ulang seluruh drive atau semua data pada hardisk.

Cara ini berlaku bagi Anda yang menganggap bahwa file atau data-data dalam hardisk sudah tidak penting lagi. Anda memformat hardisk artinya Anda akan kehilangan semua data yang ada.

Meskipun kehilangan data, masalah hardisk jatuh dan membuatnya mengalami kerusakan sudah bisa teratasi dan bisa normal kembali.

Baca juga: Cara Mengatasi Hardisk Mati Akibat Serangga

3. Mengganti Kabel USB

Mungkin HDD external jatuh bukan satu-satunya penyebab hardisk yang Anda miliki mengalami masalah. Bisa saja, masalah utamanya terletak pada kabel USB yang Anda gunakan.

Saat Anda menggunakan kabel USB yang kurang baik, biasanya menyebabkan hardisk eksternal jadi tidak terdeteksi atau tidak terbaca. Maka dari itu, cobalah untuk mengganti kabel USB-nya. Mungkin masalah bisa langsung teratasi.

4. Memeriksa Letter Hardisk

Pada sejumlah kasus, hardisk eksternal biasanya ada yang sudah tersambung tapi tidak mempunyai letter. Misalnya saja, C ataupun D, dan lainnya. Anda bisa menambahkan letter pada hardisk untuk mengatasinya dengan cara ini:

  • Langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah dengan membuka Disk Management.
  • Lakukan cara yang sama seperti cara kedua tadi untuk membukanya.
  • Setelah itu, klik kanan pada Disk yang letternya ingin Anda ganti.
  • Pilih Change Drive Letter and Path.
  • Setelahnya klik Add atau Change guna mengubah letter drive.
  • Ikuti semua petunjuk hingga selesai.

Penutup

Setelah Anda melakukan semua cara memperbaiki hardisk eksternal yang jatuh, biasanya masalah pada hardisk bisa langsung teratasi. Namun, jika masih belum bisa mengatasinya bawa saja ke Bang Amin Gadget agar ada ahli yang langsung menanganinya.

4 Permasalahan yang Sering Terjadi pada Hardisk

Ada banyak permasalahan yang sering terjadi pada hardisk dan memang membuat cukup banyak pengguna cukup kerepotan. Masalah yang ada pada hardisk berbeda dengan masalah pada VGA, RAM, Power Supply, Processor, dan lainnya. Masalah dalam hardisk jelas lebih berbahaya.

Pasalnya, potensi kerusakannya bakal membuat Anda kehilangan banyak data penting. Kalau komponen lain yang bermasalah, tentu Anda bisa memperbaikinya dengan mudah atau bahkan menggantinya dengan yang baru. Harga? Tentu kalau ada uang tidak jadi masalah besar.

Berbeda ketika yang rusak atau bermasalah adalah hardisk. Anda bukan hanya mempertaruhkan uang untuk memperbaiki atau menggantinya, melainkan juga file-file yang tersimpan di dalamnya. Bahkan nilai dari file hardisk itu sendiri jauh lebih tinggi daripada fisik hardisknya.

Baca juga: Cara Mengatasi Hardisk Mati Akibat Serangga

Permasalahan yang Sering Terjadi pada Hardisk

Ada beragam masalah hardisk yang biasanya terjadi. Entah itu file hilang, hardisk tidak dikenali, akses lambat, dan masih banyak lagi. Anda bisa membaca beberapa daftar masalah yang kami sediakan di sini:

1. Terkena Virus

Serangan dari virus sebenarnya bukan langsung mengarah pada hardisk. Di sini, hardisk hanya merasakan dampak dari laptop yang terkena virus. Biasanya, virus sering masuk ke dalam laptop lantaran Anda sembarangan mendownload dan install program maupun software sembarangan.

Virus akan menyebar dan bahkan ada tipe virus yang menyebabkan kinerja laptop Anda jadi sangat lamban. Ia bahkan bekerja dengan menduplikasi dirinya pada banyak folder secara berulang dan terus-menerus. Hardisk pun penuh dan laptop jadi ikut bermasalah.

2. Banyak File Corrupted

Kerusakan pada hardisk lainnya yang juga sering terjadi adalah file corrupted. Hal itu mengakibatkan hardisk tidak dapat dibaca oleh sistem. Nah, ketika ada file korup yang merupakan file sistem, bisa jadi laptop yang Anda miliki mengalami gagal booting.

Namun, jika file yang korup adalah file foto, Office, musik, pdf, dan sejenisnya, maka Anda tidak dapat membuka file-nya dan mendapatkan pesan kalau file-nya corrupt. Penyebabnya beragam.

Bisa karena sering shut down dengan cara yang salah, listrik padam, aplikasi crash, dan terkadang karena software-nya bermasalah. Nantinya hal itu akan menyebabkan semua file dalam hardisk ikut mengalami kerusakan.

Baca juga: Penyebab Umum Kerusakan FlashDrive

3. Hardisk Tidak Terdeteksi BIOS

permasalahan yang sering terjadi pada hardisk

Permasalahan pada hardisk yang juga umum terjadi adalah hardisk tidak terdeteksi BIOS. Penyebabnya biasanya karena kurang bagusnya daya listrik dari unit power supply.

Kurang baiknya daya listrik bisa jadi karena kabelnya bermasalah, power supply-nya, atau bisa juga socket-nya. Kekurangan daya bisa membuat hardisk tidak bisa berputar secara normal.

Masalah ini pun terkadang bisa terpengaruh dari masalah yang ada pada motherboard. Guna mengatasinya, tentu Anda harus memastikan hardisk mendapatkan pasokan daya yang baik dan terpenuhi.

4. Hardisk Overheat

Masalah lain yang juga sering terjadi pada hardisk adalah mengalami overheat. Anda yang merasakannya mungkin menggunakan laptop atau perangkat komputer dengan spesifikasi standar.

Penyebabnya tentu karena hardisk bekerja terlalu keras dan dalam waktu yang terlalu lama. Bisa karena membuka banyak program sekaligus, membuka software berat, atau karena memang mengoperasikan perangkat pada tempat yang panas.

Hardisk yang terlalu sering mengalami overheat, biasanya akan mengalami penurunan performa. Dalam waktu selanjutnya, hardisk bisa saja tiba-tiba mati total.

Penutup

Itulah beberapa permasalahan yang sering terjadi pada hardisk dan Anda bisa mencegahnya dengan memberikan perawatan yang maksimal. Jika hardisk terlalu rusak, Anda bisa membawanya ke Bang Amin Gadget agar segera mendapatkan penanganan.

Klik lanjut WA
Terima Kasih telah menghubungi Kami,
#Pastinya Solusi Terbaik
#Harga Pas Kualitas Berkelas
Ownernya Alumni ITB